MANAJEMEN PEMASARAN

Pemasaran yang baik adalah bukan kebetulan, melainkan hasil dari eksekusi dan perencanaan yang matang dan cermat. Praktik pemasaran terus menerus ditingkatkan dan diperbharui di seluruh industri untuk meningkatkan peluang keberhasilan.
Pentingnya Pemasaran
Keberhasilan keuangan sering tergantung pada kemampuan pemasaran. Harus ada lini puncak untuk supaya perusahaan, organisasi memiliki arti dan berarti.
What’s the meaning “pemasaran”?
Pemasaran sangat berhubungan dengan mengidentifikasi dan memenuhi kebutuhan manusia dan masyarakat “memenuhi kebutuhan secara mnguntungkan”.
Menurut Asosiasi Pemasaran USA, “pemasaran adalah suatu fungsi organisasi dan seperangkat proses manciptakan, mengorganisasikan, dan menyerahkan nilai kepada pelanggan dan mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan organisasi dan para pemilik sahmnya”.
Manajemen Pemasaran sebagai “seni” dan “ilmu” memilih pasar sasaran dan mendapatkan, menjaga, menjaga, dan menumbuhkan pelanggan dengan menciptakan, menyerahkan, dan mengkomunikasikan nilai pelanggan yang unggul.
Definisi sosial: “Pemasaran suatu proses sosial yang didalamnya terdapat individu dan kelompok mendapatkanapa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain.”
Bagian penting dalam pemasaran bukanlah sekedar penjualan! Penjualan hanya merupakan bagian puncak dari pemasaran.
Orang dapat mengasusmsikan akan selalu ada kebutuhan penjualan. Akan tetapi, tujuan pemasaran bukan untuk memperluas penjualan hingga kemana-mana. Tujuan pemasaran adalah mengetahui dan memahami pelanggan sedemikian rupa sehingga produk atau jasa itu cocok dengan pelanggan dan selanjutnya menjual dirinya sendiri. Idealnya, pemasaran hendaknya mengahasilkan seorang pelanggan yang siap untuk membeli. Semua yang dibutuhkan selanjutnya adalah menyediakan produk atau jasa itu.
Pertukaran dan Transaksi
Pertukaran, merupakan konsep inti dari pemasaran, mencakup perolehan produk yang diinginkan dan seseorang dengan menawarkan sesuatu sebagai gantinya. Ada lima syarat agar muncul potensi pertukaran;
1. Sekurang-kurangnya ada dua pihak
2. Masing-masing pihak memiliki sesuatu yang mungkin bernilai bagi pihak lain,
3. Masing-masing pihak mampu berkomunkasi dan menyerahkan sesuatu,
4. Masing-masing pihak bebas untuk menerima dan menolak tawaran pertukaran,
5. Masing-masing pihak yankin bahwa bertransaksi denga piak lain merupakan hal yang tepat dan diinginkan.
Transaksi, adalah pertukaran/ perdagangan nilai antara dua pihak atau lebih, pihak A memberikan X kepada B dan menerima sesuatu sebagai gantinya.
Sebuah transaksi mencakup beberapa dimensi; sekurang-kurangnya dua hal menyangkut kondisi bernilai yang disepakati, waktu kesepakatan, dan temapt kesepakatan. Terdapat sistem hukum yang mendukung dan mengukuhkan pemenuhan kesepakatan di pihak para transaktor.
Transaksi berbeda dengan tranfer. Dalam sebuah transfer A memberikan X kepada B, tetapi A tidak menerima balasan sesuatu yang berwujud. Hadiah, subsidi, kontribusi amal, dan ucapan terima kasih adalah transfer.
Apa yang Dipasarkan?
BARANG, barang-barang fisik merupakan bagian terbesar dari produksi danusaha pemasaran kebanyakan negara.
JASA, ketika perekonomian semakin maju, maka semakin meningkat proporsi kegiatan mereka yang difokuskan pada produksi jasa.
ACARA KHUSUS (EVENT), pemasar mempromosikan acara-acara khusus yang terkait dengan waktu bersejarah, seperti pameran dagang yang besar, pementasan seni (Musik, Theater, dll), pementasan kegiatan olah raga (olimpiade, dll) serta ulang tahu perusahaan.
PENGALAMAN, denga merangkai beberapa jasa dan barang, seseorang dapat menciptakan, menggelar, dan memasarkan pengalaman. Ada berbagai pasar untuk menjual pengalaman, seperti mengahbiskan waktu untuk bersama dengan grup Band termashur, memabayar untuk bertindak seakan-akan memimpin sebuah grup orkestra terkemuka di dalam dan atau di luar negeri.
ORANG, pemasaran selebriti telah menjadi bisnis penting. Dewasa ini setiap aktris dan atau aktor besar memiliki agen, manajer pribadi, dan menjalin hubungan dengan agen-agen kehumasan (PR). Ada banyak orang yang telah melakukan tugas pemasaran diri yang luar biasa, sebut saja Madonna, Oprah Winfrey, The Rolling Stones, Aerosmith, dan Michael Jordan.
TEMPAT, kota, negara, wilayah, dan bangsa-bangsa bersaing untuk menarik wisatawan, pabrik, kantor pusat perusahaan, dan tempat tinggal baru.
PROPERTI, adalah hak kepemilikan tak berwujud, baik itu berupa benda nyata (real), financial (saham dan obligasi).
ORGANISASI, organisasi secara aktif bekerja membangun citra yang kuat dan menyenangkan dalam pikiran masyarakat publik mereka.
INFORMASI, informasi dapat diproduksi dan dipasarkan sebagai sebuah produk. Pada hakiukatnya informasi merupakan sesuatu yang diproduksi dan didistribusikan oleh sekolah, universitas, tempat kursus musik dengan harga tertentu kepada orang tua siswa, mahasiswa, dan masyarakat.
GAGASAN, setiap penawaran pasar meruoakan suatu gagasan dasar. Misalnya bisa kita amati, “disebuah pabrik kita menjual produk, di toko kita menjual harapan”, produk dan jasa adalah platform untuk menyerahkan beberapa gagasan atau manfaat. Pemasar sosial sibuk mempromosikan gagasan-gagasan, seperti “katakan tidak pada narkoba”, “selamatkan hutan tropis”, Olah Raga setiap hari”, atau “hindari makanan berlemak”. Dll.
Siapa yang memasarkan?
Pemasar adalah seseorang yang mencari tanggapan (perhatian, pembelian, suara, donasi) dari pihak lain, yang disebut prosfek. Jika kedua pihak berupaya untuk menjual sesuatu kepada satu sama lain, kita menyebut keduanya pemasar.
Para pemasar itu terampil dalam merangsang permintaan akan produk-produk perusahaan, tetapi pandangan ini terlalu membatasi tugas mereka. Sama seperti para profesional di bidang produksi dan logistik bertanggungjawab atas manajemen pasokan, para pemasar bertanggungjawab atas manajemen permintaan. Para manajer pemasaran berusaha untuk mempengaruhi level, waktu, dan komposisi permintaan untuk memenuhi tujuan organisasi. Ada delapan kemungkian status permintaan;
1. Permintaan negatif, konsumen tidak menyukai produk dan bahkan mungkin membayar satu harga untuk menghindarinya.
2. Permintaan non-eksisten, konsumen mungkin tidak sadar atau tidak tertarik pada produk.
3. Permintaan laten, konsumen bisa berbagi kebutuhan yang kuat yang tidak dapat dipuaskan oleh sebuah produk yang ada,
4. Menurunkan permintaan, konsumen mulai tidak terlalu sering atau sama sekali tidak membeli produk
5. Permintaan tidak teratur, pembelian konsumen bervariasiberdasarkan musim, bulan, minggu, hari, atau bahkan jam.
6. Permintaan penuh, konsumen secara memadai membeli semua produk yang ditempatkan di pasar.
7. Permintaan berlebih, konsumen yang ingin membeli produk lebih banyak daripada yang dapat dipuaskan
8. Permintaantidak menyeluruh, konsumen mungkin tertarik pada produk yang memiliki konsekuensi sosial yang tida diinginkan.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s